Sejarah Pesantren Pondok pesantren, yang sering disingkat pondok atau pesantren, secara harfiah berarti tempat tinggal santri. Kata pondok itu sendiri berarti gubuk, rumah kecil, kamar, atau asrama; sedangkan santri adalah murid yang belajar di pondok pesantren. Istilah pondok pesantren ini menurut Kern adalah spesifik Jawa dan Madura.
Wajar saja, karena pada kenyataannya pesantren yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda ini merupakan pesantren tertua di Bandung bahkan Jawa Barat. Pondok Pesantren Sukamiskin berada di bawah pimpinan KH. R. Muhammad Alqo selama kurang lebih 29 tahun (1881-1910 M/1300-1329 H).
Pesantren di Solo pertama yang akan kami bahas adalah Ponpes Al Muayyad. Al-Muayyad merupakan pondok pesantren Al-Quran tertua di Solo yang dirintis tahun 1930 olen K.H. Abdul Mannan bersama K.H. Ahmad Shofawi dan Prof. K.H. Moh Adnan dan ditata sistemnya ke arah sistem madrasah tahun 1937 oleh KH.
Salah satu pondok pesantren tertua di tempat ini adalah Pesantren Buntet yang berdiri pada tahun 1758. Kiai Muqoyim atau Mbah Muqoyim mendirikan Pondok Pesantren Buntet berawal dari kajian dasar-dasar Al Quran bagi masyarakat Desa Dawuan. Di Malang, Jawa Timur, ada Pondok Pesantren Miftahul Huda yang juga menjadi pesantren generasi pertama di
.
pondok pesantren tertua di jambi